| AB Susanto
Tidak semua orang bisa sukses menguasai tiga bidang keahlian berbeda
dalam waktu bersamaan. Satu di antaranya Alfonsus Budi Susanto yang akrab
disapa AB Susanto. Pria kelahiran Yogyakarta, 5 September 1950 ini
seorang ahli kesehatan (diabetes), ahli manajemen dan ahli permata, khususnya berlian.
Ali Masykur Musa
Anggota DPR 2004-2009 dari Partai Kebangkitan Bangsa
ini seorang politisi muda yang berpotensi masuk dalam bursa
kepemimpinan nasional. Mantan Ketua FKB DPR RI (2001-2002) dan Ketua DPP
PKB ini seorang politisi muda yang bisa diharapkan untuk membangun
Indonesia sebagai bangsa yang flural.
Andi Mattalata, SH, MH
Master hukum dari Universitas Indonesia kelahiran Bone, 30 September
1952, ini dipercaya menjabat Menteri Hukum dan HAM, menggantikan Hamid
Awaludin. Politisi Golkar yang sudah beberapa periode menjadi anggota
DPR (sejak 1988 sampai 2007) itu sebelumnya berprofesi sebagai dosen Unhas Makassar.
Ahmad Effendi Choirie
Politisi
Partai Kebangkitan Bangsa yang vokal dan punya integritas. Namun malah
dipecat sebagai Ketua Fraksi PKB DPR karena pria yang akrab disapa Gus Choi,
itu memimpin FKB mendukung angket kecurangan daftar
pemilih tetap (DPT) Pemilu 2009 usulan FPDIP yang ditolak FPD dan FPKS. Antasari Azhar
Di
bawah kepemimpinan jaksa karir ini, KPK semakin menunjukkan kemampuan dan keteguhan independensinya memberantas
korupsi. Sebagai Ketua KPK, Antasari Azhar, kelahiran Pangkal Pinang, 18 Maret 1953,
ini menempatkan KPK pada posisi seharusnya
sebagai lembaga independen.
Andi Hakim Nasution (1932-2002)
Profesor
ini menjabat Rektor IPB dua periode (1978-1987). Pakar statistik
dan genetika kuantitatif, yang juga terkenal sebagai pengamat pendidikan,
itu lahir di Jakarta, 30 Maret 1932. Penggagas Sistem Panduan Bakat dan
inspirator pendirian Fakultas MIPA di IPB, ini meninggal di
Jakarta, 4 Maret 2002. Arifin Chairin Noer (1941-1995)
Arifin C. Noer, adalah sutradara teater dan film Indonesia terkemuka dan
termahal pada masanya. Sutradara kelahiran Cirebon, 10 Maret 1941, ini beberapa kali memenangkan Piala Citra untuk penghargaan film terbaik dan
penulis skenario terbaik. Meninggal di Jakarta, 28 Mei 1995. Amir Hamzah, Tengku (1911-1946)
Lahir sebagai seorang manusia penyair, 28 Februari 1911 di Tanjung Pura,
Sumut. Sastrawan Pujangga Baru ini dianugerahi Pahlawan
Nasional. Keluarga kesultanan Langkat, bernama lengkap Tengku Amir Hamzah Indera Putera,
ini wafat di Kuala Begumit, 20 Maret 1946 akibat revolusi sosial.
Achmad Kemal Idris
Mantan Pangkostrad
ini digambarkan sebagai seorang
prajurit (pangkat terakhir Letjen TNI AD) yang bertarung dalam
revolusi. Mantan Pangkowilhan dan Dubes RI untuk Yugoslavia-YunaniIa, itu juga dijuluki 'Jenderal Sampah' karena setelah
pensiun mengelola usaha penanggulangan sampah.
Agustin Teras Narang
Agustin Teras Narang, Gubernur
Provinsi Kalimantan Tengah periode 2005-2010, seorang nasionalis sejati bertekad membangun
Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Kalteng. Teras hadir
membawakan optimisme Kalteng akan menjadi salah satu provinsi terdepan
di masa mendatang.
Ashadi Tjahjadi (1928-2008)
Mantan Kepala Staf TNI-AU (1977-1983)
Marsekal (Purn) Ashadi Tjahjadi meninggal dunia dalam usia 80 tahun,
di RSCM, Jakarta, Selasa 18 Maret 2008. Mantan
Duta Besar Indonesia untuk Jerman Barat kelahiran Gombong, Jawa Tengah, 5
Mei 1928, itu meninggal setelah
terkena serangan stroke.
Ansgerius Takalapeta
Bupati Alor,
NTT periode
1999-2009, ini berhasil menggerakkan kebiasaan menanam pohon. Pria yang
suka mengenakan songkok dengan aksesori khas Alor, ini dalam setiap kegiatan selalu menyertakan penanaman
pohon. Dia pun dianugerahi penghargaan Kalpataru dalam bidang lingkungan
hidup 2008.
Drs H Anwar Adnan Saleh
Gubernur
Sulawesi Barat (Sulbar) ini
berobsesi mengembangkan kakao menjadi komoditas unggulan
yang mendunia dari Sulbar. Obsesi itu didorong tekadnya untuk
menyejahterakan rakyat Sulbar sekaligus menjadikan Indonesia sebagai
penghasil kakao terbesar kedua di dunia menggeser Ghana.
|